Jambu biji krstal adalah salah satu jenis jambu biji yang digandrungi oleh banyak orang. Dagingnya yang renyah, rasanya yang manis, serta bijinya yang sedikit membuat jambu biji ini menjadi jambu yang paling favorit diantara jenis jambu biji yang lainnya. Ketika anda memiliki tanaman jambu ini atau ketika anda memiliki usaha penjualan jambu ini, tentunya anda ingin mendapatkan panen jambu kristal yang banyak dan terus menerus bukan? Dengan panen yang lebih lebat, tentunya akan berpengaruh terhadap penghasilan yang akan anda dapatkan.

Jambu biji kristal ini memiliki pola pembuahan yang mengikuti dari pola pertumbuhan serentak dari daun-daunnya. Sehingga seringkali jika ditanam pada daerah beriklim tropis, hanya akan memberikan tambahan yang tidak banyak ketika panen raya tiba, tergantung seberapa banyak daun yang tumbuh serentak.

Jambu biji kristal memang banyak dicari, ia disukai karena praktis dimakannya. Dari dulu jambu biji disukai masyarakat, yang jadi problem biji yang banyak sehingga kurang nyaman di lidah, Sejatinya jambu biji yang disebut-sebut tanpa biji itu beragam jenisnya. Yang lebih dulu populer jambu sukun, jambu yang bentuknya mirip apel itu benar-benar tanpa biji. Sukun diintroduksi ke Indonesia pada 1960-an. Sayang, ia tak bisa dikebunkan secara komersial karena produktivitasnya rendah. Menurut Dr Reza Tirtawinata, ahli buah dari Taman Wisata Mekarsari, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, jambu tanpa biji sulit berbuah lebat karena biji merupakan penyedia energi untuk pembesaran buah. Ketika tanpa biji, buah gampang rontok.
Jambu biji kristal sebetulnya tidak benar-benar tanpa biji, ia tetap berbiji tapi jumlahnya sedikit, kurang dari 3% bagian buah. Karena produktivitasnya tinggi, jambu yang diperkenalkan oleh Misi Teknik Taiwan pada 1999 di Mojokerto, Jawa Timur, itu mulai marak dikebunkan. Selain pekebun di Lampung, ada Narin Watana Anurak yang mulai mengebunkan 100 jambu biji kristal di lahan sawah di Karawang sejak 2,5 tahun silam.
Sejak awal tahun lalu ia menjual kristal ke 3 pengepul yang datang ke kebun. Jumlahnya 100 – 200 kg per minggu. Di kebun pria asal Thailand yang kini bermukim di tanahair itu jambu biji Β kristal dihargai Rp8.000 per kg.

2 Balas ke “Jambu Biji Kristal”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *