Mangga Emperor

Rp200,000.00

Deskripsi

Mangga emperor ini berasal dari negara Taiwan. Dibudidayakan di Thailand dan saat ini giliran di Indonesia negara tercinta ini mencoba mengikuti dan berusaha untuk mengembangkan dan membudidayakan bibit tanaman buah eksotis ini. Warna buah merah menyala, daging buah tebal dikarenakan biji buah kecil dan tipis. Selain rasanya yang manis, daging buahnya lunak dan lembut. Sehingga terasa puas menikmati buah mangga emperor.

Tanaman buah eksotis ini tergolong mudah perawatannya. Tidak memerlukan perlakuan khusus. Keunggulan lainnya dapat ditanam di pot.

Adapun persiapan dan cara penanaman serta perawatan bibit tanaman mangga emperor seperti di bawah ini :

a. Persiapan lahan untuk tanaman mangga.

Lubang tanam dibuat 1-2 bulan sebelum digunakan untuk menanam. Ukuran 1 m x 1m x 1 m dan jarak tanam 6 m x 8 m untuk di lahan. Akan tetapi bagi yang tidak mempunyai lahan, tanaman mangga emperor ini bisa ditanam di pot ( TABULAMPOT ). Dua minggu sebelum pelaksanaan tanam, tanah galian dimasukkan kembali ke dalam lubang tanam dengan campur pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Penanaman bibit tanaman mangga sebaiknya di awal musim hujan. Akan tetapi dapat pula dilakukan pada saat musim panas dengan syarat harus menambahkan banyak air. Sebelum bibit ditanam kantong plastik dilepas. Kedalaman tanam antara15-20 cm diatas leher akar dan tanah disekitar tanaman ditekan ke arah tanaman agar tidak roboh.

b. Cara pemupukan tanaman mangga.

Pupuk Kandang (PK) diberikan 1 kali pada awal musim hujan, bisa juga saat musim panas dengan syarat harus menambahkan banyak air jika di musim panas. Caranya dibenamkan disekitar pohon selebar tajuk tanaman atau menggali lubang pada sisi tanaman.

c. Pemangkasan produktif tanaman mangga.

Pemangkasan ini bertujuan untuk memelihara tanaman dengan memotong cabang mati / kering / patah, cabang yang tumbuh ke dalam dan ke bawah, serta cabang air atau cabang muda yang tidak akan menghasilkan buah.Β Pemangkasan produktif dilaksanakan segera setelah panen. Pendangiran tanah tanaman mangga Dilakukan 2 kali dalam setahun pada awal dan akhir musim hujan, dengan membalik tanah (pembumbunan) di sekitar tanaman agar patogen dan akar tanaman liar yang ada dalam tanah mati.

d. Pemberian Mulsa tanaman mangga.

Pemberian mulsa di akhir musim hujan, menggunakan jerami / sisa-sisa bekas pangkasan tanaman mangga tsb.

e. Pengendalian gulma tanaman mangga.

Pengendalian gulma dilakukan minimal 2 kali setahun.

f. Bunga tanaman mangga.

Untuk merangsang pembungaan digunakan pupuk organik, dengan dosis sesuai petunjuk yg ada di kemasan atau botol pupuk tsb. ( Untuk pupuk jenis ini dapat menggunakan pupuk NPK Jagotani. Keterangan lebih lengkap terdapat di menu pupuk website TanamanMart )

Ulasan

Belum ada review.

Be the first to review “Mangga Emperor”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *